Andalan

5. Cara Jualan di TikTok Shop untuk Pemula.

Bagi yang sedang merintis usaha online, kamu patut mencoba cara jualan di TikTok Shop. Salah satu fitur jualan milik aplikasi TikTok tersebut memudahkan penggunanya untuk menjalankan bisnis pribadi melalui aplikasi.

Sebelum mengetahui cara jualan di TikTok Shop, ada baiknya kamu memahami apa itu TikTok Shop. Menurut situs Hootsuite, TikTok Shop adalah fitur social commerce yang memudahkan para penggunanya untuk berpromosi dan menjual produknya melalui aplikasi TikTok.

Fitur ini merespons adanya peningkatan penjualan produk secara online melalui aplikasi dan media sosial. Di samping itu, Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki prospek pertumbuhan niaga elektronik tertinggi di dunia.

Jadi, tak heran jika ada banyak pelaku usaha yang mengembangkan bisnisnya ke arah digital, salah satunya melalui TikTok Shop. Bagi kamu yang ingin mengetahui cara jualan di TikTok Shop, simak penjelasan berikut ini.

Cara Jualan di TikTok Shop.

Untuk berjualan lewat TikTok Shop, kamu perlu mempunyai akun yang bisa didaftarkan melalui Seller Center TikTok Shop. Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan agar kamu bisa berjualan di TikTok Shop.

1. Buka situs Seller Center TikTok Shop…..

Setelah masuk ke halaman utama, pilih opsi ‘Sign Up With TikTok Account’ bila sudah mempunyai akun Tiktok untuk berjualan. Selain itu kamu juga bisa mendaftar dengan nomor telepon dan email dengan mengeklik ‘Sign Up with Phone & Email’ yang ada di laman utama.

2. Daftarkan akun jualan

Buka situs Seller Center TikTok Shop melalui peramban dengan mengunjungi laman https://seller-id.tiktok.com/account/welcome.

3. Ikuti intruksi

Selanjutnya, ikuti petunjuk yang diberikan pada situs Seller Center TikTok Shop tersebut.

4. Isi formulir

Setelah berhasil membuat akun, kamu akan diminta untuk mengisi formulir yang berkaitan dengan bisnis atau toko yang dimiliki beserta informasi pendukung lainnya.

5. Isi alamat dan kontak yang bisa dihubungi

Cantumkan juga informasi alamat toko atau bisnis kamu, nomor telepon, alamat email, dan lainnya. Pastikan semua kontak tersebut masih aktif.

7. Cara Jualan Online untuk Pemula. Siap-siap Laris Manis!

Cara jualan online sejatinya bisa dipelajari oleh siapa saja, termasuk kamu yang baru akan terjun. Berikut ini terdapat informasi mengenai tren jualan online serta cara jualan online untuk para pemula yang bisa kamu ikuti.



Penasaran? Yuk, simak penjelasanya di sini!

Tren Cara Jualan Online untuk Pemula

Merebaknya pandemi Covid-19 membuat tren belanja online meningkat. Kondisi ini pun kemudian melahirkan banyak orang untuk berjualan secara online. Ditambah lagi dengan tersedianya banyak penyedia layanan e-Commerce atau marketplace.



Bank Indonesia sendiri bahkan memperkirakan bahwa di akhir 2021 lalu, transaksi e-Commerce meningkat 48,4 persen sepanjang 2021 menjadi Rp 395 triliun. Makanya, tidak heran jika setiap hari lahir lebih dari satu orang yang mempromosikan bisnisnya secara online.

7. Cara Jualan Online untuk Pemula

Buat kamu yang baru mau terjun jualan online, cek dulu cara jualan online untuk pemula berikut ini!

Cari kursus yang kamu inginkan

Masuk
Blog
14 Maret 2022 | iProspect
7 Cara Jualan Online untuk Pemula. Siap-siap Laris Manis!
cara jualan online untuk pemula
Cara jualan online sejatinya bisa dipelajari oleh siapa saja, termasuk kamu yang baru akan terjun. Berikut ini terdapat informasi mengenai tren jualan online serta cara jualan online untuk para pemula yang bisa kamu ikuti.



Penasaran? Yuk, simak penjelasanya di sini!



Tren Cara Jualan Online untuk Pemula


Merebaknya pandemi, Covid-19 membuat tren belanja online meningkat. Kondisi ini pun kemudian melahirkan banyak orang untuk berjualan secara online. Ditambah lagi dengan tersedianya banyak penyedia layanan e-Commerce atau marketplace.



Bank Indonesia sendiri bahkan memperkirakan bahwa di akhir 2021 lalu, transaksi e-Commerce meningkat 48,4 persen sepanjang 2021 menjadi Rp 395 triliun. Makanya, tidak heran jika setiap hari lahir lebih dari satu orang yang mempromosikan bisnisnya secara online.





Baca juga: Cara Cari Uang Lewat Internet

7. Cara Jualan Online untuk Pemula

Buat kamu yang baru mau terjun jualan online, cek dulu cara jualan online untuk pemula berikut ini!



1. Temukan Masalah yang Dihadapi Pasar

Cara jualan online untuk pemula yang pertama adalah dengan menemukan masalah yang dihadapi pasar terlebih dahulu. Jangan pernah khawatir kehabisan masalah sebab ada banyak masalah yang dihadapi konsumen.



Yang perlu kamu lakukan hanyalah melakukan observasi lapangan dan mengobrol dengan banyak orang demi menemukan akar permasalahan yang kemudian kamu selesaikan.

2. Riset Pasar

Berikutnya barulah kamu melangkah ke riset pasar. Riset pasar pada dasarnya bertujuan untuk memahami atau mengecek kondisi pasar terkait produk atau layanan yang akan kamu tawarkan nantinya.



Coba tawarkan dummy dari produkmu agar bisa dirasakan langsung oleh konsumen dan mintalah pendapat dari mereka.

3. Tentukan Target Pasar

Selanjutnya, cara jualan online untuk pemula adalah dengan menentukan target pasar dari produk yang kamu tawarkan. Untuk merumuskan target pasar ada dua faktor yang wajib kamu pahami, yakni demografi dan psikografi.



Demografi berkaitan dengan umur, lokasi, gender, tingkat pendidikan, hingga pekerjaan seseorang. Sementara psikografi erat kaitannya dengan hobi, ketertarikan, serta nilai-nilai yang dianut oleh target pasar yang kamu bidik.

4. Analisis Kompetitor

Untuk mulai cara jualan online untuk pemula, kamu wajib menganalisis kompetitor. Mengetahui dan mengelompokkan kompetitor ke dalam 3 kategori berupa kompetitor utama, kompetitor sekunder, dan kompetitor tersier; akan membantumu dalam untuk fokus dalam jualan. Hasilnya, kamu pun punya kesempatan untuk memenangkan persaingan bisnis online.

5. Ketahui Unique Selling Point Produk

Setelah menganalisis, barulah kamu bisa melangkah ke cara jualan online untuk pemula berikutnya, yakni mencari tahu Unique Selling Points (USP) atau nilai jual dari produk yang kamu tawarkan.



USP ini bisa jadi harga yang lebih murah, kualitas produk yang lebih baik, atau pelopor di satu produk.

6. Pasarkan Produk dengan Strategi yang Tepat

Sebagai seorang pemula dalam berjualan online, kamu juga wajib memasarkan produk dengan strategi yang tepat. Tujuannya tidak lain agar bisa memasarkan jualanmu kepada target pasar yang tepat.



Strategi tersebut bisa memanfaatkan Manfaatkan Google Bisnisku, mengoptimasi konten di mesin pencari, hingga memaksimalkan media sosial.

7. Buat Website Resmi dan Jalankan Digital Marketing

Terakhir, buatlah website resmi untuk jualanmu dan jalankan digital marketing. Baik website maupun aktivasi digital marketing akan membantu kamu dalam menemukan target pasarmu. Dengan demikian, produk yang ditawarkan pun akan punya lebih banyak konsumen.



Nah, itu tadi beberapa informasi terkait cara jualan online untuk pemula yang perlu kamu pahami. Agar bisa lebih dalam memahami hal ini, kamu bisa ikutan pelatihan Belajar Teknik Pemasaran Digital Melalui Situs Web Marketplace bagi Pedagang di Internet di pijarmahir.id.



Dengan mengikuti kelas ini, kamu akan mampu memahami ilmu cara memulai usaha bisnis online berjualan di marketplace mulai dari strategi dan tips untuk mengembangkan bisnis online secara tepat untuk penjualan produk.



Selain itu, seluruh materi yang didapatkan merupakan materi dasar hingga materi advance, sehingga saat selesai kamu sudah mendapatkan paket komplit. Jadi, kamu pun bisa langsung mulai jualan online di marketplace.

7. Tips dan Cara Jualan Online Bagi para Pemula

Pada eranya jualan online seperti saat ini, keperluan dari ujung rambut hingga ujung kaki, bisa kalian temukan di internet. Dengan kata lain, apa saja bisa kalian jual secara online.

Namun, kalian tentunya tahu. Meski ada banyak sekali kesempatan, tak semua orang memiliki kisah sukses jualan online. Tak sedikit toko online yang tutup di tengah jalan. Cerita-cerita macam inilah yang mungkin membuat kalian bingung dalam berusaha.

Perkembangan bisnis online atau berjualan secara online memang telah mengalami peningkatan yang cukup baik saat beberapa tahun belakangan. Untuk para konsumen juga untuk mencari barang mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki juga dapat ditemukan dengan lebih mudah secara online.

Namun, meski untuk peluang pada bisnis terbuka lebar untuk siapapun, tidak semua menjalani kesuksesan seperti yang telah diharapkan ada yang telah gagal, ada yang berhasil. Untuk keberhasilan yang diraih juga tidak semudah membalikan telapak tangan.

Meski terlihat mudah, berjualan secara online juga perlu strategi yang jitu. Selama ini mungkin kalian mengira bahwa berjualan secara online bisa langsung mendatangkan keuntungan yang berlimpah. Tentu saja, selama kalian tahu bagaimana cara meramu strategi jualan online untuk usaha kalian.

Bagaimana tidak, berjualan online berarti kalian akan dihadapkan pada persaingan yang sangat ketat sehingga kalian harus mencari cara agar usaha untuk bisa unggul di kancah online commerce. Tak perlu khawatir, karena dalam artikel ini akan ada berbagai strategi jualan online untuk usaha kalian.

7. Tips Dan Cara Jualan Online Bagi Pemula

1. Ketahui apa itu Nilai Jual Produk (Unique Selling Points)

Apa yang menjadi kelebihan produk dalam bisnis kalian? Jawaban yang jadi: harga terjangkau, kualitas super, atau pertama di kelasnya. Pertanyaan semacam ini cenderung mudah dijawab. Bagaimana kalau saya ubah pertanyaannya jadi: apa yang menjadi kelebihan produk yang tidak dimiliki pesaing Kalian?

Pertanyaan itu seharusnya memang membuat Kalian berpikir. Sebab, di sanalah Kalian sedang mencari jawaban unique selling points (USP) atau disebut sebagai nilai jual produk. Berbeda dengan kelebihan dari produk yang jumlahnya bisa banyak, USP biasanya hanya satu saja. Satu poin tersebut yang nantinya akan menjadi kunci untuk membedakan bisnis Kalian dari kompetitor.

Lebih mudahnya membayangkan USP yang menarik, dibawah ini adalah contoh USP yang telah dimiliki produk bisnis kelas dunia.

Starbucks ? berbagai pilihan minuman kopi dengan kualitas premium;
Zappos ? kebijakan penukaran barang yang sangat ramah untuk pelanggan;
FedEx ? jaminan paket sampai dalam semalam;
Domino’s Pizza ? pizza gratis jika tidak sampai dalam 30 menit.
Ketika kalian telah temukan beberapa calon USP yang menarik, kali ini sesuaikan USP dengan para calon pelanggan, keputusan beli, kebiasaan pelanggan, trend, dan tokoh panutan pelanggan.

Dengan begitu, coba kombinasikan calon USP dengan sifat pembeli yang mungkin telah Kalian buat. Jika Kalian telah mampu mengeksekusi tips ini dengan baik, penjualan Kalian dijamin akan semakin laku.

2. Buat Website Toko Online Sendiri

Banyak yang menganggap tidak perlu membuat toko online sendiri, karena banyaknya marketplace yang telah menyediakan serta membantu orang banyak untuk berjualan secara online.

Marketplace memang bersifat relatif lebih mudah untuk digunakan serta tidak membutuhkan waktu yang lama untuk membuat akun dan menjalankan bisnismu. Namun, justru dengan kemudahan tersebut memiliki banyak pesaing yang membuat kalian akan berebut calon pelanggan hingga pada akhirnya membuat kalian memasang harga yang murah sehingga memakan waktu lama untuk membangun reputasi melalui rating dan review.

Namun, setelah menjalani proses tersebut brand kalian masih belum dikenal secara baik. Mereka hanya akan mengingat marketplace yang akan digunakannya dibandingkan dari merk produk milikmu. Karenanya menjadi penting untuk kamu memiliki website sendiri sebagai alat untuk mengenalkan merk serta produk milikmu.

3. Pelajari dan Pahami Data

Data menjadi hal penting dalam sebuah bisnis. Peter Sondergaard mengatakan bahwa data layaknya sebagai minyak di abad 21. Lalu, analisa data adalah menjadi mesin pembakarannya. Maksudnya, Kalian harus cerdas dalam mempelajari data yang berkaitan dalam bisnis. Khususnya data soal penjualan juga data yang berhubungan dengan upaya promosi.

Pertama, data soal penjualan. Biasanya dalam data ini otomatis bisa didapat dari fitur laporan pada CMS yang digunakan. Data tersebut, kalian bisa tahu produk jualan online terlaris, produk macam yang disukai pelanggan, kapan penjualan yang baik, serta kapan penjualan sedang menurun. Dari kelompok data pertama, kalian bisa melakukan riset produk dan selera pasar. Lalu membuat produk-produk baru untuk dirilis ke pasaran.

Kedua, data yang berhubungan dengan promosi juga marketing. Lewat analisa dari Google, Kalian bisa memantau performa website secara menyeluruh. Siapa calon pelanggannya? Halaman mana saja yang paling banyak dibuka oleh pelanggan di toko online? Bagaimana caranya?

Tak hanya itu saja, Google Analytics juga bisa membaca data khusus untuk sebuah bisnis. Kalian bisa membaca performa website pesaing dalam satu industri yang sama, dapat mengetahui kata kunci yang sedang populer, mengetahui faktor yang menyebabkan user meninggalkan web, dan juga bisa mengetahui waktu yang tepat untuk mengirimkan sebuah email.

4. Pakai Strategi Content Marketing

Sudah dengar istilah “Content Marketing”? Content marketing merupakan sebuah teknik promosi yang berjalan pada pembuatan konten. Bukan asal sembarang konten yang dibuat, melainkan konten yang bersifat relevan, penting, bermanfaat, dan juga bisa menarik pelanggan dalam jangka panjang.

Semakin baik dan bermanfaat konten yang telah dibuat, semakin besar pula kemungkinan usaha kalian ditemukan oleh para calon pelanggan melalui Google. Maksudnya adalah semakin besar pula kemungkinan bisa mendapatkan keuntungan melalui strategi ini.

Blog bisnis menjadi sebuah investasi jangka panjang. Lewat blog kalian bisa menunjukkan sisi friendly bisnis, membangun hubungan dengan para calon pelanggan, mengumpulkan data calon pelanggan, dan meningkatkan reputasi bisnis.

Bicara soal teknis, blog juga bisa jadi tempat baik untuk mengumpulkan semua promosi. Sehingga, konten promosi kalian lebih mudah diakses oleh calon pelanggan. Mereka pun tak perlu repot untuk mengakses akun Instagram, Twitter, atau Facebook Page.

5. Aktif di Media Sosial

Meskipun kalian sudah memiliki website dan blog, jangan pernah lupakan fungsi sosial media. Dari sosial media menjadi pintu utama sebuah perkenalan dibuka dengan calon pelanggan. Setelah mengetahui dan mengenal bisnis lebih dekat, mereka akan tertarik. Entah itu nanti dalam bentuk mengikuti akun, komentar, ataupun mengunjungi website yang telah diberikan (termasuk di dalamnya website, blog, dan YouTube).

Pernyataan di atas bukan sekedar asumsi. Faktanya, sebanyak 95 persen para pengguna sosial media pada umur 18-34 tahun tercatat telah mengikuti akun sosial media bisnis. Lalu sebanyak 93 persen pemilik akun menjadikan sosial media sebagai cara berkomunikasi dengan para brand (customer service). Ketika kalian berhasil mewujudkan interaksi sosmed yang menyenangkan, menyentuh sebanyak 71 persen para pengguna akan merekomendasikan bisnis kalian pada orang-orang terdekat.

6. Manfaatkan Word of Mouth Marketing

Berdasarkan fakta apa yang menjadi kata orang sangat berpengaruh dalam sebuah bisnis. kalian kira, mengapa seorang pebisnis rela membayar untuk key opinion leader untuk bicara bagus soal bisnisnya? Itulah makna mengapa tips yang bisa dicoba agar jualan online kalian semakin laris adalah dengan memanfaatkan word of mouth marketing.

Jika memiliki budget yang cukup, tak ada salahnya untuk mencoba promo melalui micro influencer. Seketika, bisnis kalian dapat dikenal oleh para calon pelanggan dalam jumlah lebih banyak dan juga jangkauan audiens bisa bertambah luas.

7. Coba Iklankan Bisnis Melalui Facebook, Youtube, dan Instagram

Berbeda dengan bahasan sebelumnya, pada bagian ini akan membahas secara spesifik tentang beriklan dalam sosial media.

Beriklan dalam sosial media tak hanya bertujuan meningkatkan brand awareness pada produk kalian, beriklan juga dapat membuka kesempatan yang lebih besar untuk meningkatkan penjualan kalian. Spesifiknya, beriklan dalam medsos merupakan sebuah langkah strategis serta lebih menghasilkan. Bahkan yang dapat bisa jadi lebih besar daripada beriklan melalui Google Ads.

Pertama, bagaimana cara sistem Google Ads dan Sosial Media Ads bekerja. Google Ads bekerja ketika para konsumen sudah tahu apa yang mereka butuhkan. Namun, dalam sosial media ads bekerja di dalam tahapan yang berbeda. Sosial media ads mengacu pada pelanggan bahkan sebelum pelanggan tahu apa yang mereka inginkan. Iklan produk akan tetap ditampilkan sesuai dengan segmentasi pasar yang telah dibuat.

Dengan kata lain, dalam sosial media ads menuntun pelanggan dari tahap awareness hingga pembelian. Sehingga, kalian bisa menghadirkan bisnis pada tiap customer journey. Sehingga, akibatnya lingkup pasar kalian akan jauh lebih luas.

Kedua, sosial media sendiri telah menawarkan opsi targeting yang lebih besar. Tak perlu repot – repot untuk mencari pelanggan satu per satu. Sosial media ads yang akan bekerja keras. kalian hanya tinggal duduk bersantai sambil menikmati angka penjualan kalian meningkat drastis.

10. CARA JUALAN ONLINE LARIS DI FACEBOOK UNTUK PEMULA.

Bagaimana cara jualan online laris di Facebook? Media sosial memang bisa menjadi tempat jualan online yang efisien, terlebih untuk pebisnis pemula. Dari berbagai media sosial yang ada, Facebook bisa menjadi pilihan. Sebab, jumlah pengguna Facebook di Indonesia tergolong banyak. Dari situs market data Statista, diketahui user Facebook di Indonesia pada 2022 mencapai 174,6 juta. Per Juli 2021, pangsa pasar Facebook adalah yang tertinggi di Indonesia dibanding media sosial lain.

Selain itu, Facebook juga punya beberapa fitur yang bisa memudahkan Juragan untuk berjualan, seperti Ads dan Marketplace. Bahkan sekadar berbekal profil pribadi saja, juragan sudah bisa berjualan di Facebook. Jika dikelola dengan baik, juragan pun bisa dapat cuan besar dari jualan online di Facebook!

Artikel BukuWarung kali ini akan membahas seputar bagaimana cara jualan online laris di Facebook, mulai dari langkah persiapan jualan hingga nanti setelah produk yang juragan tawarkan laku terjual. Yuk, langsung saja simak penjelasan lengkapnya berikut! target pasar Juragan

1. Pahami Target Pasar Juragan

Cara jualan online laris di Facebook dimulai dengan menentukan target pasar. Apa itu target pasar? Saat sebuah produk dibuat, pasti ada gambaran siapa yang akan menggunakannya. Misalnya, produk hijab instan dengan harga terjangkau yang ditujukan untuk ibu rumah tangga. Nah, “ibu rumah tabffa” di sini adalah target pasar dari hijab instan harga terjangkau tadi.

Sebaiknya, target pasar dibuat sedetail mungkin. Kembali pada contoh hijab instan sebelumnya. Katakanlah produk tersebut akan dijual lewat Facebook, maka target pasar bisa dibuat lebih spesifik menjadi ibu rumah tangga, pengguna aktif Facebook, rentang usia 25-40 tahun, dan berasal dari kalangan menengah ke bawah.

2. Kenali Kopetitor

Setelah menentukan target pasar, sekarang cari tahu soal kompetitor usahamu. Tiap usaha pasti punya saingannya sendiri, bahkan untuk sebuah inovasi sekalipun. Agar bisnis yang Juragan jalankan berjalan lancar, Juragan harus mengenali kompetitor dengan baik.

Juragan bisa mulai dengan melakukan pencarian di Facebook. Cari produk yang akan dijual di Facebook, pasti akan muncul beberapa akun atau halaman terkait. Amati baik-baik cara mereka berpromosi hingga menanggapi pelanggan. Dari situ, Juragan akan tahu poin apa saja yang bisa dicontoh dan ditingkatkan agar tak kalah saing,

3. Manfaatkan Fitur Marketplace

Facebook sebenarnya punya fitur khusus yang mewadahi jual-beli online, namanya Marketplace. Media sosial buatan Mark Zuckerberg tersebut resmi meluncurkan Marketplace pada 2016 dan masih berjalan hingga saat ini. Bahkan penggunanya terus bertambah dari hari ke hari.

Cara jualan di Facebook Marketplace sangat simpel. Dari halaman muka Facebook, klik menu Marketplace yang ada di sebelah kiri. Untuk mulai berjualan, klik tab “Jual barang”. Di situ, Juragan bisa langsung menambahkan barang jualan. Facebook juga menyediakan kolom untuk menambahkan harga, kategori, kondisi, hingga keterangan barang.

Selain itu Juragan juga bisa memanfaat Facebook Ads (Iklan Facebook) untuk menambah jangkauan pembeli sehingga peluang produk Juragan yang terjual makin besar.

4. Pakai Grup Jualan

Selain Marketplace, ada lagi fitur Facebook yang bisa Juragan pakai untuk jualan online, yaitu fitur grup. Ada banyak sekali grup atau komunitas di Facebook. Beberapa mengkhususkan untuk transaksi jual-beli. Biasanya, nama grup diawali dengan kata-kata “Forum Jual-Beli” atau “Komunitas Jual-Beli”.

Cara posting jualan di grup Facebook tidak sulit, kok. Juragan tinggal cari grup yang sesuai dengan produk. Katakanlah Juragan berjualan pakaian bayi, maka Juragan bisa masuk forum jual-beli perlengkapan bayi. Bisa juga dengan masuk ke grup daerah tertentu yang memperbolehkan anggotanya berjualan, contohnya grup kuliner Jawa Timur.

5. Pasang Foto Yang Menarik

Cara jualan online laris di Facebook berikutnya adalah dengan memasang foto produk yang menarik. Kunci jualan online yang sukses terletak pada foto produk. Sebab, calon pembeli tidak bisa mencoba produk secara langsung.

Foto produk yang jelas akan sangat membantu calon pembeli. Selalu gunakan foto beresolusi tinggi dan punya pencahayaan yang baik. Sebisa mungkin gunakan foto real produk, bukan hasil mengambil di Google. Foto asli produk akan jauh lebih meyakinkan dibanding gambar comotan internet.

6. Cantumkan Informasi Produk Yang Jelas

Poin ini masih berhubungan dengan cara jualan online laris di Facebook sebelumnya. Selain foto, jangan lupa juga untuk mencantumkan informasi produk yang jelas.

Hindari asal “melempar” gambar produk tanpa disertai keterangan, lebih-lebih jika produk yang Juragan jual memang punya ukuran spesifik seperti baju atau sepatu. Juragan memang bisa menjelaskan lewat pesan pribadi kepada pelanggan, tapi cara tersebut sangat tidak efisien dan makan waktu.

7. Update Status Yang Menarik

Status Facebook ternyata juga bisa menjadi strategi promosi yang efisien. Cara jualan online laris di Facebook ini bahkan sudah diterapkan oleh para seller besar.

Coba buat status yang masih berhubungan dengan tren terbaru. Misalnya sedang ada film baru yang ramai dibicarakan orang, Juragan bisa membahasnya dan menghubungkan ke produk. Bisa juga dengan membagikan informasi penting.

Memasang status memang bisa menjadi cara jualan online laris di Facebook, terlebih jika Juragan membuat status yang melibatkan audiens. Bisa dengan menanyakan opini mereka atau mengadakan diskusi. Dengan begitu, konsumen pun bisa lebih memahami barang jualanmu.

8. Selalu Respons Pesan Dari Pembeli

Sebisa mungkin, selalu respons pesan dari pembeli. Juragan pasti senang jika mendapat pelayanan yang baik saat berbelanja, bukan? Para konsumen juga demikian.

Mereka akan merasa terbantu jika mendapatkan tanggapan yang baik dari penjual. Bahkan ada kecenderungan pembeli melakukan repeat order jika mereka mendapat pelayanan yang baik. Sering terjadi, pelanggan juga tidak akan segan merekomendasikan produk kepada orang lain saat service yang didapat memuaskan.

9. Tambahkan Teman Tertarget

Cara jualan online laris di Facebook selanjutnya berhubungan dengan pertemanan. Seperti yang sudah disebutkan, ada banyak sekali pengguna Facebook di Indonesia. Di antara ratusan juta pengguna, pasti ada beberapa yang bisa menjadi pelanggan toko online milikmu.

Buatlah post di grup jualan. Kemudian, lihat akun-akun yang memberi respons. Mereka bisa menjadi target jualan yang potensial karena sudah menunjukkan ketertarikan. Tambahkan mereka sebagai teman agar lebih mudah untuk mempromosikan jualan.

10. Bagikan Testimoni Pembeli

Apa pertimbanganmu saat beli barang online? Pasti salah satunya adalah penjual atau toko yang trusted alias bisa dipercaya. Nah, Juragan juga harus menerapkannya. Sebisa mungkin, berikan kesan bahwa bisnismu benar-benar trusted.

Cara paling efisien untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan adalah dengan mencantumkan testimoni dari para pembeli sebelumnya. Tampilkan testimoni pada akun Facebook secara rutin. Juragan juga bisa membuat satu album khusus yang berisi testimoni. Agar lebih meyakinkan, testimoni sebaiknya berupa gambar atau video produk saat sudah sampai di tangan pelanggan.

Dari sepuluh cara jualan online laris di Facebook ini, mana yang sudah Juragan terapkan? Atau malah belum mulai jualan di Facebook? Tidak ada kata terlambat untuk mencoba, terlebih jualan di Facebook tidak memerlukan biaya admin.

Kalau sudah mulai berjualan online, jangan lupa untuk rajin membuat laporan keuangan, ya. Laporan keuangan akan membantu memantau kondisi usahamu. Tidak sulit, kok, membuat laporan keuangan yang detail, Juragan bisa manfaatkan aplikasi BukuWarung. Dengan BukuWarung, laporan keuangan akan disusun secara otomatis sehingga Juragan bisa langsung tahu keuntungan harian. Yuk, download segera aplikasi BukuWarung, gratis di Google Play Store!

Buat situs web Anda dengan WordPress.com
Mulai